welcome to my blog
ini merupakan postingan pertama saya :)
PERKENALKAN :
nama saya FINA RAHMA HUSAINA. nama panggilan saya FINA. saya anak pertama dari tiga bersaudara. dan berikut adalah autobiografi saya.
< name="ProgId" content="Word.Document">< name="Generator" content="Microsoft Word 11">tak terasa telah 9 bulan aku merasakan kehidupan di dalam rahim ibuku.aku merasa betapa berat tugas ibuku, belum lagi harus membawaku kemanapun dia pergi. itulah kodrat manusia sebagai wanita.
senin 4 april 1994 pkl 04.00 WIB
seorang bayi perampuan lahir ke dunia. anak pasangan Arwan Arifin dan Paulina ini, lahir dengan normal, dengan bobot 3,2 kg dan panjang 49 cm. saat kelahiran merupakan saat yang menegangkan terutama bagi keluargaku. aku merupakan anak pertama. dan saat aku lahir ke dunia, dari situlah perjalanan hidupku dimulai.
masa balita
masa ini merupakan masa dimana aku selalu merepotkan mereka. maklum saja aku masih beradaptasi dengan dunia yang baru beberapa tahun aku tempati.
aku tumbuh seperti anak-anak biasanya. dari merangkak hingga berjalan, orang tuaku menjagaku, dan hingga akhirnya aku berumur 4 tahun 8 bulan, aku di daftarkan di salah satu yayasan pendidikan islami di Lampung yaitu Perguruan Al-kautsar. disini lah aku menghabiskan masa kanak-kanakku bersama teman-teman yang sangat baik kepadaku. saat itu aku sangat pemalu. itu yang membuatku menjadi sangat pendiam. walaupun begitu aku tetap bisa melakukan adaptasi lingkungan. di saat Tk aku banyak mendapatkan pelajaran. aku sangat diperhatikan oleh orang tuaku. terutama kesehatan. aku tidak boleh jajan sembarangan. walaupun untuk anak sebaya ku jajan merupakan hal yang menyenangkan, namun bagiku itu merupakan perbuatan yang sangat mengerikan karena aku tidak mau dimarahi orang tuaku. karena itulah setiap hari aku dibawakan bekal yang disiapkan orang tuaku.
masa remaja
Kata orang masa-masa SMP adalah masa pencarian jati diri. Hal ini juga dirasakan oleh saya. Sekarang saya telah memasuki masa SMP. Saya sangat senang sekali saat saya mengetahui bahwa saya memasuki sekolah yang sangat favorit terutama di Lampung. Saya masuk di SMPN2 Bandar Lampung. Saat pertama kali masuk, saya susah untuk beradaptasi. Untungnya ada segelintir temannya yang telah dikenalnya di SD dulu. Saya juga banyak mendapatkn teman baru.
Saat di kelas 7 ( kelas 1 SMP ) saya sangat malas sekali. Saya juga terkenal sebagai murid yang bandel. Saya sering tidak mengerjakan PR yang diberikan oleh gurunya. Sialnya lagi, wali kelas Saya terkenal sangat galak. Namanya Pak Armadi. Saya merupakan guru senior di SMP itu.
Untungnya, kebiasaan itu tidak berlangsung lama. Saat memasuki semester kedua, saya berubah. Saya bertekad untuk menjadi lebih baik. Dan karena usahanya saya berhasil merubah sifat jelek itu.
Saat di kelas 8 kelas kembali sayacak. Saat itu saya mendapat kelas yang paling ujung. Yaitu kelas 8D. disana saya juga mendapatkan teman baru. Teman barunya itu merupakan pindahan dari Jawa Timur. Namanya Cikitta. Saya sangat baik sekali.
Setahun telah berlalu. Saya duduk di kelas 9. sebagian dari temannya merupakan teman-temannya saat di kelas 7 dan 8. di kelas 9 saya kembali mendapatkan kelas yang paling pojok dekat dengan kamar kecil bahkan seringkali dari kelas itu tercium bau yang tak sedap. Walaupun begitu keakraban yang kami jalin sangat kuat sekali. Di kelas 9D itulah terdapat kenangan yang tak terlupakan. Walaupun kata guru-guru kami kelas 9D merupakan kelas yang paling rebut sayantara yang lain, namun kami memiliki potensi dan kreatifitas yang tinggi. Terbukti saat lomba 17 agustus kelas kami memenangkan lomba sebagai supporter terheboh. Masa-masa kelas 9 merupakan masa yang takkan pernah terlupakan bagu saya. Hingga saya pun lulus dari sekolah tersebut
masa sekarang
Setelah lulus SMP, orang tua saya memberikan saran agar saya sekolah di luar Lampung terutama di Pulau Jawa. Alasannya karena kesuksesan lebih mudah di raih di daerah Jawa. Saya pun mengikuti saran orang tuanya untuk sekolah di luar Jawa. Namun, keberuntungan kurang berpihak pada saya.
Saat ingin mendaftar di sekolah rintisan standar internasional, saya bimbang untuk memilih sekolah mana yang akan dipilih. Tetapi, akhirnya saya memilih SMAN 2 Bandar Lampung.
di SMAN 2 saya menemukan banyak teman baru, walaupun sebagian dari mereka telah saya kenal. saya masuk di kelas X5. saya merasa senang dan nyaman disana dengan teman-teman yang sangat ramah dan baik terhadap saya.
0 komentar:
Posting Komentar